By | August 5, 2020

Keberhasilan dalam menjalankan suatu bisnis baru, sangat bergantung dengan pola pikir pebisnis. Muhammadiyah dikenal dua pilarnya, yakni pendidikan dan kesehatan. Sedangkan pilar ketiga mengenai ekonomi dan kewirausahaan masih baru berjalan.

Mentalitas pebisnis

Cara melatih mental bisnis selanjutnya adalah mempunyai goal pendapatan perhari atau pun per bulan. Dan kalau sudah tercapai terus merasakan ketidakpuasan atas apa yang telah dicapai. Itulah sikap psychological wirausaha yang ingin sukses di masa mendatang. Karena yang namanya bisnis tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dari pihak lain.

Semua orang tentu ingin menjalani kehidupan dengan caranya sendiri. Di satu sisi, karyawan ingin menjalani hidup tanpa hambatan, namu di lain sisi, mereka merasa tidak aman di masa depannya sendiri. Pengusaha tahu betul apa yang akan dikerjakannya, merekapun segera memulai pekerjaan dengan sedikit masukan. Mereka tidak mau menyia-nyiakan waktu dengan jatuh dalam perangkap kesempurnaan. Mereka sangat percaya diri dan cepat belajar hal-hal baru sepanjang perjalanan usaha mereka.

Saat ini, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berencana untuk menciptakan 20 juta usaha kecil menengah baru tahun 2020. Menjadi positif apabila produk dan jasa UKM mampu bersaing dengan produk dan jasa dari negara-negara ASEAN lainnya, namun akan menjadi negatif apabila sebaliknya. Untuk itu, kiranya penting bila pemerintah mendesain program yang jelas dan tepat sasaran serta mencanangkan penciptaan 20 juta UKM sebagai program nasional.

Kebanyakan orang suka duduk dan bersantai dan bersenang-senang dengan teman dan keluarga, mengharapkan uang jatuh ke pangkuan mereka saat tidak bekerja. Jika mereka tidak membawa hasil yang diharapkan, mereka merasa telah gagal dalam perusahaan. Pengusaha selalu mencari cara untuk meningkatkan atau melakukan sesuatu dengan lebih baik. Kemampuan untuk pulih dari kegagalan adalah karakteristik penting dari seorang wirausahawan.

Namun, tetap saja dalam mengambil suatu risiko diperlukan langkah-langkah dan strategi agar semuanya lebih terukur dan tidak asal membuat keputusan. Adakalanya, bisnis akan menghasilkan banyak uang dalam sekejap atau waktu yang singkat. Dan momen seperti ini sering digunakan untuk menikmati hasil tersebut, padahal ada yang jauh lebih penting dari hal itu.