By | August 4, 2020

Kegagalan akan dijadikan pelajaran dan ilmu bagi seorang pebisnis. Optimis dan selalu berpikiran positif terhadap berbagai persoalan. Pola pikir pebisnis yang satu ini merupakan pola pikir yang sulit untuk dimiliki.

Pasalnya, karakter mandiri dibutuhkan dalam momen penting seperti mengambil keputusan. Mandiri dalam berbisnis, artinya kamu dapat menyelesaikan berbagai permasalahan bisnis yang muncul tanpa harus menunggu bantuan pihak lain. Tanpa disadari, rasa percaya diri juga mampu menumbuhkan rasa pantang menyerah dalam membangun bisnis.

Mentalitas pebisnis

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba membahas pilar yang pertama yaitu mentalitas dasar. Mentalitas dasar merupakan sikap psychological yang mendasari cara berpikir, bertutur kata, bersikap dan bertindak yang selaras dengan nilai-nilai dasar seorang wirausaha. Yaitu tidak mudah mengeluh dan tidak senang menyalahkan orang lain.

Disamping itu, semangat kedaerahan yang berlebihan, kadang menciptakan kondisi yang kurang menarik bagi pengusaha luar daerah untuk mengembangkan usahanya di daerah tersebut. Pantang menyerah dan tidak gampang patah arang harus Anda miliki. Terlebih sebuah bisnis adalah kegiatan yang penuh dengan persaingan. Prinsip sekadar untuk bertahan hidup, tidak cocok Anda terapkan dalam dunia bisnis.

Namun memiliki impian serta tujuan setinggi apapun akan percuma jika tidak berusaha untuk menggapainya. Untuk menjadi pribadi yang sukses, diperlukan ketekunan, kegigihan, dan mental yang di atas rata-rata. Kesuksesan tak hanya ditentukan oleh takdir, namun bagaimana seseorang menyikapi permasalahan, pola berpikir, serta pengetahuan pribadi juga menentukan. Jangan menunggu stres menumpuk hingga meledak suatu hari nanti. Pilihlah hobi yang kamu bisa nikmati dan dan cobalah melakukannya di malam hari, dan jadikan bagian rutinitasmu sesudah selesai berkutat dengan urusan bisnis setiap harinya. Misalnya menonton film, bermain musik, mewarnai pola, belajar menyulam, atau apa saja yang bisa membantu melepaskan pikiranmu dari urusan pekerjaan.

Mereka harus bekerja pada kerangka KPI , peak performance-nya, dan harus bisa mengarahkan seluruh SDM-nya untuk mencapai tujuan besar bisnisnya. Saya sudah mempelajari hampir semua teori bisnis dan teori membangun kemakmuran. Menurut saya, ada benang merah dari banyak teori dan testimoni tersebut. Memang merintis bisnis itu hanyalah soal niat dan fokus, jika dijalani dengan fokus, maka pasti akan berbuah manis. Dari segi mentalitas pun ada beberapa hal yang harus kamu siapkan agar walaupun badai menerjang, kamu tida goyah.

Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil. Dapatkan cara mudah membereskan keuangan usaha Anda menggunakan Harmony dan coba free of charge 30 hari. Eunike Oktavia Tejosusilo., S.E., M.Ak., Ak., CA adalah seorang ibu rumah tangga, dosen, dan akuntan independen. Memiliki background pendidikan S1 dan S2 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Maranatha. Memiliki pengalaman di bidang pembuatan laporan keuangan, audit, analisa laporan keuangan, dan sistem akuntansi perusahaan.